Sabtu, 06 Desember 2025

hadis ke 3 Mengjarkan ilmu kepada hamba sahaya dan keluarganya

 Mengjarkan ilmu kepada hamba sahaya dan keluarganya


أَخْبَرَنَا مُحَمَّدٌ هُوَ ابْنُ سَلَامٍ حَدَّثَنَا الْمُحَارِبِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا صَالِحُ بْنُ حَيَّانَ قَالَ قَالَ عَامِرٌ الشَّعْبِيُّ حَدَّثَنِي أَبُو بُرْدَةَ عَنْ أَبِيهِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثَلَاثَةٌ لَهُمْ أَجْرَانِ رَجُلٌ مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ آمَنَ بِنَبِيِّهِ وَآمَنَ بِمُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَالْعَبْدُ الْمَمْلُوكُ إِذَا أَدَّى حَقَّ اللَّهِ وَحَقَّ مَوَالِيهِ وَرَجُلٌ كَانَتْ عِنْدَهُ أَمَةٌ فَأَدَّبَهَا فَأَحْسَنَ تَأْدِيبَهَا وَعَلَّمَهَا فَأَحْسَنَ تَعْلِيمَهَا ثُمَّ أَعْتَقَهَا فَتَزَوَّجَهَا فَلَهُ أَجْرَانِ ثُمَّ قَالَ عَامِرٌ أَعْطَيْنَاكَهَا بِغَيْرِ شَيْءٍ قَدْ كَانَ يُرْكَبُ فِيمَا دُونَهَا إِلَى الْمَدِينَةِ

Telah mengabarkan kepada kami Muhammad Ibnu Salam, Telah menceritakan kepada kami Al Muharibi berkata: Telah menceritakan kepada kami Shalih bin Al Hayyan berkata: telah berkata 'Amir Asy Sya'bi: telah menceritakan kepadaku Abu Burdah dari bapaknya berkata: telah bersabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam:

"Ada tiga orang yang akan mendapat pahala dua kali: seseorang dari Ahlul Kitab yang beriman kepada Nabinya dan beriman kepada Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam, dan seorang hamba sahaya yang menunaikan hak Allah dan hak tuannya. Dan seseorang yang memiliki hamba sahaya wanita lalu dia memperlakukannya dengan baik, mendidiknya dengan baik, dan mengajarkan kepadanya dengan sebaik-baik pengajaran, kemudian membebaskannya dan menikahinya, maka baginya dua pahala".

Kemudian Berkata 'Amir: "Aku berikan permasalahan ini kepadamu tanpa imbalan, dan sungguh telah ditempuh untuk memperolehnya dengan menuju Madinah."

Takhrij Hadis:

    1. al-Bukhārī, dalam Ṣaḥīḥ nya, 1/—, Kitāb al-‘Ilm, no. 95.

    2. Muslim, dalam Ṣaḥīḥ nya, 1/—, Kitāb al-Imān, no. 154 / 219.

    3. an-Nasā’ī (al-Kubrā), 5/—, Kitāb al-‘Itq, no. 5168.

    4. Ibn Mājah, dalam Sunan nya, 1/—, Kitāb al-‘Itq, no. 2528.

    5. Aḥmad, dalam Musnad nya, 30/—, al-Musnad ‘an Abī Mūsā, no. 19557–19558.

    6. al-Ṭabarānī,dalam al-Mu‘jam al-Kabīr, 11/—.

    7. al-Bayhaqī,dalam al-Sunan al-Kubrā, 9/—.

      Kandungan Hadis:

  1. Keutamaan Ahlul Kitab yang Beriman kepada Nabi Muhammad : Seorang dari Ahlul Kitab (Yahudi atau Nasrani) yang beriman kepada Nabinya dan kemudian beriman kepada Nabi Muhammad mendapat pahala dua kali: atas keimanannya yang berkesinambungan.

  2. Keutamaan Hamba Sahaya yang Taat: Seorang budak yang menunaikan hak Allah (ibadah) dan hak tuannya (ketaatan dalam hal yang ma’ruf) juga mendapat pahala dua kali: karena ia taat dalam dua tanggung jawab besar.

  3. Keutamaan Mengajarkan dan Membebaskan Hamba Sahaya

- Seseorang yang memiliki hamba sahaya perempuan, lalu:

- Mendidiknya dengan baik (ta’dib)

- Mengajarinya dengan baik (ta’lim)

- Membebaskannya (memerdekakan)

- Menikahinya

Maka ia mendapat dua pahala: atas pendidikan dan pembebasan, serta atas pernikahan yang sah dan mulia.

  1. Dorongan untuk Mendidik dan Memuliakan Orang Lemah: Islam sangat menekankan pendidikan dan perlakuan baik terhadap hamba sahaya, yang saat itu merupakan kelompok lemah dalam masyarakat.

  2. Pahala Berlipat untuk Amal yang Berat dan Ikhlas: Hadis ini menunjukkan bahwa amal yang dilakukan dengan kesungguhan, pengorbanan, dan niat yang ikhlas bisa mendatangkan pahala berlipat.

  3. Pentingnya Pendidikan dalam Islam: Mengajarkan ilmu, bahkan kepada hamba sahaya, adalah amal yang sangat mulia dan berpahala besar.

  4. Keadilan dan Rahmat Islam terhadap Semua Golongan: Islam memberikan peluang pahala besar kepada siapa pun, termasuk Ahlul Kitab dan hamba sahaya, jika mereka beriman dan beramal dengan benar.

  5. Perkataan ‘Amir Asy-Sya’bi: “Aku berikan hadis ini kepadamu tanpa imbalan…” menunjukkan semangat menyebarkan ilmu tanpa pamrih, dan bahwa ilmu agama sangat berharga hingga orang dahulu rela menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkannya.








 

0 komentar:

Posting Komentar

Contact

Motivasi Belajar

Menuntut ilmu adalah ibadah yang memuliakan seorang hamba; setiap usaha kecil dalam belajar adalah cahaya yang Allah jadikan sebagai jalan menuju kebaikan. Niatkan belajar karena-Nya, bersabar dalam proses, dan yakinlah bahwa Allah selalu bersama hamba yang bersungguh-sungguh sehingga ilmu yang dicari akan menjadi cahaya yang menerangi hidup.

Alamat:

JI, Aruji Kartawinata, Kp. Ciawitali, Tarogong Kidul Garut, Kab. Garut, Kode Pos, 44151.

Jam Buka:

Senin-Sabtu

No WhatsApp:

595 12 34 567

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.