Telah menceritakan kepada kami Qutaibah bin Sa’id, telah menceritakan kepada kami Jarir dari Hisyam bin ‘Urwah dari bapaknya, aku mendengar’Abdullah bin ‘Amr bin Al ‘Ash berkata,”Saya pernah mendengar Rasulullah bersabda, ‘Allah ‘Azza wa Jalla menghapuskan ilmu agama tidak dengan cara mencabutnya secara langsung dari hati umat manusia. Tetapi Allah akan menghapuskan ilmu agama dengan mewafatkan para ulama, hingga tidak ada seorang ulama pun yang akan tersisa. Kemudian mereka akan mengangkat para pemimpin yang bodoh. Apabila mereka, para pemimpin bodoh itu dimintai fatwa, maka mereka akan berfatwa tanpa berlandaskan ilmu hingga mereka tersesat dan menyesatkan". Telah menceritakan kepada kami Abu Ar Rabi’ Al ‘Atki, telah menceritakan kepada kami Hammad bin Zaid Demikian juga diriwayatkan dari jalur lainnya, dan telah menceritakan kepada kami Yahya bin Yahya, tela mengabarkan kepada kami ‘Abbad bin ‘Abbad dan Abu Mưawiyah Demikian juga diriwayatkan dari jalur lainnya, dan telah menceritakan kepada kami Abu Bakr Abu Syaibah dan Zuhair bin Harb mereka berkata, telah menceritakan kepada kami Waki’ Demikian juga diriwayatkan dari jalur lainnya, dan telah menceritakan kepada kami Abu Kuraib, telah menceritakan kepada kami Ibnu Idris dan Abu Usamah dan Ibnu Numair dan ‘Abdah Demikian juga diriwayatkan dari jalur lainnya, dan telah menceritakan kepada kami Ibnu Abu ‘Umar, telah menceritakan kepada kami Sufyan Demikian juga diriwayatkan dari jalur lainnya, dan telah menceritakan kepadaku Muhammad bin Hatim, telah menceritakan kepada kami Yahya bin Sa’id Demikian juga diriwayatkan dari jalur lainnya, dan telah menceritakan kepadaku Abu Bakr bin Nafi’ dia berkata, telah menceritakan kepada kami ‘Umar bin ‘Ali Demikian juga diriwayatkan dari jalur lainnya, dan telah menceritakan kepada kami ‘Abd bin Humaid, telah menceritakan kepada kami Yazid bin Harun, telah mengabarkan kepada kami Syu’bah bin Al Hajjaj semuanya dari Hisyam bin ‘Urwah dari bapaknya dari ‘Abdullah bin ‘Amr dari Nabi yang sama dengan Hadits Jarir. Namun di dalam Hadits Umar bin Ali ada tambahan kalimat, ‘kemudian di akhir tahun aku bertemu dengan Abdullah bin Amru, lalu aku tanyakan kepadanya tentang hadits di atas, dan dia menjawab dengan Hadits yang telah diceritakannya itu. Dia berkata, mendengar Rasulullah bersabda. Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Al Mutsanna, telah menceritakan kepada kami ‘Abdullah bin Humran dari ‘Abdul Hamid bin Ja’far, telah mengabarkan kepadaku ayahku, Ja’far dari ‘Umar bin Al Hakim dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al ‘Ash dari Nabi yang serupa dengan Hadits Hisyam bin Urwah.
- Imam muslim ,dalam Sahih Muslim, Kitab al-‘Ilm – Bab Raf‘ al-‘Ilm wa Qabdih wa Zuhur al-Jahl wa al-Fitan fī Ākhir az-Zamān, Juz: 8, Halaman: 60, Nomor: 2673
- Bukhari ,dalam Sahih al-Bukhari, Kitab al-‘Ilm – Bab Kayfa Yuqbadu al-‘Ilm, Juz: 1, Halaman: 31, Nomor: 100.
- Ibn majah ,dalam Sunan Ibn Majah, Bab Ijtināb ar-Ra’y wa al-Qiyās,Juz: 1, Halaman: 36, Nomor: 52
- Ilmu dicabut dengan wafatnya para ulama, bukan dengan hilangnya hafalan atau tulisan.Ulama adalah penjaga ilmu, dan kepergian mereka adalah kehilangan besar bagi umat.
- Kodifikasi hadis dimulai pada masa Umar bin Abdul Aziz, sebagai bentuk antisipasi terhadap hilangnya ilmu. Ini menunjukkan pentingnya dokumentasi dalam menjaga warisan keilmuan Islam.
- Bahaya besar muncul ketika orang bodoh dijadikan rujukan agama, karena mereka akan berfatwa tanpa ilmu dan menyesatkan banyak orang.
- Menuntut ilmu, mengajarkannya, dan menuliskannya adalah cara menjaga agama, sertabentuk penghormatan terhadap ulama dan ilmu yang mereka wariskan.

0 komentar:
Posting Komentar