Ilmu Sebagai Jalan Keselamatan
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ يُونُسَ حَدَّثَنَا زَائِدَةُ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا مِنْ رَجُلٍ يَسْلُكُ طَرِيقًا يَطْلُبُ فِيهِ عِلْمًا إِلَّا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ بِهِ طَرِيقَ الْجَنَّةِ وَمَنْ أَبْطَأَ بِهِ عَمَلُهُ لَمْ يُسْرِعْ بِهِ نَسَبُهُ
Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Yunus, telah menceritakan kepada kami Zaidah dari Al A'masy dari Abu Shalih dari Abu Hurairah, ia berkata, "Rasulullah ﷺ bersabda, "Tidaklah seorang laki-laki yang meniti jalan untuk menuntut ilmu, melainkan Allah akan mempermudah baginya jalan menuju Surga. Dan barang siapa yang lambat dalam beramal, sungguh garis nasabnya tidak akan dapat memberinya manfaat."
1.
Muslim dalam Ṣaḥīḥ Muslim,Kitāb: al-Dzikr
wa al-Du‘ā’ wa al-Taubah wa al-Istighfār,Bāb: Faḍl al-Ijtimā‘ ‘alā
Tilāwat al-Qur’ān wa ‘alā al-Dzikr,No. hadis 2699.
2.
Abū Dāwūd dalam Sunan Abī Dāwūd, no.
3641.
3.
al-Tirmidzī dalam Sunan al-Tirmidzī,
Kitāb al-‘Ilm, no. 2645.
4. Ibn Mājah dalam Sunan Ibn
Mājah, Muqaddimah, no. 223.
Kandungan Hadis:
- Menuntut ilmu adalah jalan yang Allah mudahkan menuju surga, menunjukkan tingginya kedudukan ilmu dalam Islam.
- Amal saleh adalah penentu utama keselamatan di akhirat, bukan kemuliaan nasab atau status keturunan.
- Nasab tidak berguna jika tidak disertai dengan amal yang baik; kemuliaan sejati adalah dengan taqwa dan ilmu.
- Hadis ini mendorong umat untuk aktif dalam mencari ilmu dan tidak merasa cukup hanya dengan warisan keluarga atau kehormatan sosial

0 komentar:
Posting Komentar