Sabtu, 29 November 2025

hadis ke 19 Menjaga Ilmu dan Meletakkannya pada Tempat yang Tepat

 

  Menjaga Ilmu dan Meletakkannya pada Tempat yang Tepat


حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ وَالْحُسَيْنُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ قَالَا حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ نُمَيْرٍ عَنْ مُعَاوِيَةَ النَّصْرِيِّ عَنْ نَهْشَلٍ عَنْ الضَّحَاكِ عَنْ الْأَسْوَدِ بْنِ يَزِيدَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ قَالَ لَوْ أَنَّ أَهْلَ الْعِلْمِ صَانُوا الْعِلْمَ وَوَضَعُوهُ عِنْدَ أَهْلِهِ لَسَادُوا بِهِ أَهْلَ زَمَانِهِمْ وَلَكِنَّهُمْ بَذَلُوهُ لِأَهْلِ الدُّنْيَا لِيَنَالُوا بِهِ مِنْ دُنْيَاهُمْ فَهَانُوا عَلَيْهِمْ سَمِعْتُ نَبِيَّكُمْ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ جَعَلَ الْهُمُومَ هَمَّا وَاحِدًا هَمَّ آخِرَتِهِ كَفَاهُ اللَّهُ هَمَّ دُنْيَاهُ وَمَنْ تَشَعَبَتْ بِهِ الْهُمُومُ فِي أَحْوَالِ الدُّنْيَا لَمْ يُبَالِ اللَّهُ فِي أَيِّ أَوْدِيَتِهَا هَلَكَ

Telah menceritakan kepada kami Ali bin Muhammad dan Al Hussain bin Abdurrahman keduanya berkata, telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Numair dari Mu'awiyah An Nashri dari Nahsyal dari Adl Dlahak dari Al Aswad bin Yazid dari Abdullah bin Mas'ud ia berkata, "Seandainya ahlul ilmu menjaga ilmu dan meletakkannya pada ahlinya, niscaya akan memelihara penduduk zamannya. Akan tetapi mereka mencurahkannya kepada ahli dunia untuk memperoleh harta-harta mereka, sehingga mereka merendahkan diri di hadapan ahli dunia. Aku mendengar Nabi ﷺ kalian bersabda, "Barang siapa menjadikan cita-citanya untuk menggapai akhirat, maka Allah akan mencukupkan baginya dunianya. Dan barang siapa cita-citanya hanya untuk mencari dunia, maka Allah tidak peduli di lembah mana dia binasa."

Takhrij Hadis:

  1. Ibn Mājah dalam Sunan -nya (1/172) no. 257 dan (5/228) no. 4106.
  2. Abū al-Ḥasan al-Qaṭṭān dalam Zawā’id ‘alā Sunan Ibn Mājah (1/173) tanpa penomoran.
  3.  Al-Bazzār dalam Musnad -nya (5/68) no. 1638.
  4. Ibn Abī Shaybah dalam Muṣannaf -nya (19/53) no. 35454.

Kandungan Hadis:

  1. Ilmu harus diberikan kepada orang yang tepat:  Ilmu seharusnya disampaikan kepada orang yang menghargai dan mengamalkannya.
  2. Peringatan terhadap menjual ilmu demi dunia: Memberi ilmu kepada pencari dunia demi harta menyebabkan kehinaan bagi pemilik ilmu.
  3. Tujuan hidup menentukan nilai seseorang : Siapa yang mengutamakan akhirat, Allah akan cukupkan dunianya.
  4. Ancaman bagi pencari dunia semata: Orang yang hanya mengejar dunia akan dibiarkan oleh Allah dan bisa binasa tanpa arah.

 

0 komentar:

Posting Komentar

Contact

Motivasi Belajar

Menuntut ilmu adalah ibadah yang memuliakan seorang hamba; setiap usaha kecil dalam belajar adalah cahaya yang Allah jadikan sebagai jalan menuju kebaikan. Niatkan belajar karena-Nya, bersabar dalam proses, dan yakinlah bahwa Allah selalu bersama hamba yang bersungguh-sungguh sehingga ilmu yang dicari akan menjadi cahaya yang menerangi hidup.

Alamat:

JI, Aruji Kartawinata, Kp. Ciawitali, Tarogong Kidul Garut, Kab. Garut, Kode Pos, 44151.

Jam Buka:

Senin-Sabtu

No WhatsApp:

595 12 34 567

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.