Menyembunyikan ilmu
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ بُدَيْلِ بْنِ قُرَيْشٍ الْيَامِيُّ الْكُوفِيُّ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ نُمَيْرٍ عَنْ عُمَارَةَ بْنِ زَاذَانَ عَنْ عَلِيِّ بْنِ الْحَكَمِ عَنْ عَطَاءٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ سُئِلَ عَنْ عِلْمٍ عَلِمَهُ ثُمَّ كَتَمَهُ أُلْجِمَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِلِجَامٍ مِنْ نَارٍ وَفِي الْبَاب عَنْ جَابِرٍ وَعَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو قَالَ أَبُو عِيسَى حَدِيثُ أَبِي هُرَيْرَةَ حَدِيثٌ حَسَنٌ
Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Budail bin Quraisy al Yamiyyu al Kufi telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Numair dari Umarah bin Zadzan dari Ali bin al Hakam dari 'Atha' dari Abu Hurairah dia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Barangsiapa ditanya tentang suatu ilmu yang dia ketahui kemudian dia menyembunyikannya, maka dia akan dicambuk pada hari kiamat dengan cambuk dari neraka." Dan pada bab tersebut juga diriwayatkan dari Jabir dan Abdullah bin 'Amru, Abu Isa berkata: 'Hadits Abu Hurairah adalah hadits hasan.'
Takhrij Hadis:
al-Tirmiżī, Sunan, 5/—, Kitāb al-‘Ilm, no. 2573.
Abū Dāwūd, Sunan, 3/—, Kitāb al-‘Ilm, no. 3658.
Ibn Mājah, Sunan, 1/—, Muqaddimah, no. 261.
Aḥmad, Musnad, 2/—, no. 8691–8693.
al-Dārimī, Sunan, 1/—, no. 346.
al-Bayhaqī, Shu‘ab al-Īmān, 4/—, no. 1760–1762.
al-Ṭabarānī, al-Mu‘jam al-Awsat, 6/—, no. 6031.
Kandungan Hadis:
Kewajiban Menyampaikan Ilmu: Hadis ini menegaskan bahwa orang yang memiliki ilmu, terutama ilmu agama, wajib menyampaikannya ketika ditanya atau dibutuhkan.
Ancaman Bagi yang Menyembunyikan Ilmu: Orang yang menyembunyikan ilmu padahal ia mengetahuinya akan dihukum pada hari kiamat dengan pengekangan dari api neraka, sebagai bentuk siksaan yang sangat berat.
Ilmu adalah Amanah: Ilmu bukan sekadar hak pribadi, tetapi amanah yang harus disebarkan demi kemaslahatan umat.
Larangan Sombong atau Pelit Ilmu: Hadis ini mencela sikap enggan berbagi ilmu karena sombong, iri, atau takut disaingi, yang bertentangan dengan akhlak seorang penuntut ilmu.
Keutamaan Menjawab Pertanyaan Ilmiah: Menjawab pertanyaan dengan ilmu yang benar adalah ibadah dan bentuk dakwah, bukan sekadar diskusi biasa.
Tanggung Jawab Ulama dan Penuntut Ilmu: Semakin tinggi ilmu seseorang, semakin besar pula tanggung jawabnya untuk menyampaikan kebenaran, terutama dalam kondisi masyarakat membutuhkan bimbingan.
Hadis Ini Diperkuat oleh Riwayat Lain: Hadis ini juga diriwayatkan oleh Jabir dan Abdullah bin ‘Amr, menunjukkan bahwa maknanya masyhur dan diperkuat oleh banyak jalur.

0 komentar:
Posting Komentar