Sabtu, 29 November 2025

hadis ke 11 Cara dicabutnya ilmu

 

     Cara dicabutnya ilmu



 حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ أَبِي أُوَيْسٍ قَالَ حَدَّثَنِي مَالِكٌ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ اللَّهَ لَا يَقْبِضُ الْعِلْمَ انْتِزَاعًا يَنْتَزِعُهُ مِنْ الْعِبَادِ وَلَكِنْ يَقْبِضُ الْعِلْمَ بِقَبْضِ الْعُلَمَاءِ حَتَّى إِذَا لَمْ يُبْقِ عَالِمًا اتَّخَذَ النَّاسُ رُءُوسًا جُهَّالًا فَسُئِلُوا فَأَفْتَوْا بِغَيْرِ عِلْمٍ فَضَلُّوا وَأَضَلُّوا قَالَ الْفِرَبْرِيُّ حَدَّثَنَا عَبَّاسٌ قَالَ حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنْ هِشَامٍ نَحْوَهُ

Telah menceritakan kepada kami Isma'il bin Abu Uwais berkata: telah menceritakan kepadaku Malik dari Hisyam bin 'Urwah dari bapaknya dari Abdullah bin 'Amru bin Al 'Ash berkata: aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

"Sesungguhnya Allah tidaklah mencabut ilmu sekaligus mencabutnya dari hamba, akan tetapi Allah mencabut ilmu dengan cara mewafatkan para ulama hingga bila sudah tidak tersisa ulama maka manusia akan mengangkat pemimpin dari kalangan orang-orang bodoh, ketika mereka ditanya mereka berfatwa tanpa ilmu, mereka sesat dan menyesatkan."

Berkata Al Firabri Telah menceritakan kepada kami 'Abbas berkata: Telah menceritakan kepada kami Qutaibah Telah menceritakan kepada kami Jarir dari Hisyam seperti ini juga.

Takhrij Hadis:

  1. Al-Bukhari dalam "Sahih"-nya:  (1/31) no. 97
  2. Muslim dalam "Sahih"-nya:  (1/93) no. 154
  3. Ibn Hibban dalam "Sahih"-nya:(1/463) no. 227
  4. Al-Nasa'i dalam "al-Mujtaba":  (1/659) no. 3344/1
  5. Abu Dawud dalam "Sunan"-nya: (2/177) no. 2053
  6.  Al-Tirmidhi dalam "Jami'"-nya: (2/409) no. 1116
  7. Al-Darimi dalam "Musnad"-nya:(3/1440) no. 2290
  8. Ibn Majah dalam "Sunan"-nya: (3/133) no. 1956
  9. Sa'id bin Mansur dalam "Sunan"-nya: (6/263) no. 912 dan 913
  10.   Al-Bayhaqi dalam "Sunan al-Kubra":  (7/127) no. 13851
  11. Ahmad bin Hanbal dalam "Musnad"-nya: (8/4497) no. 19841

Kandungan Hadis:

  1. Ilmu tidak dicabut secara langsung dari manusia: Allah tidak mencabut ilmu dengan menghapusnya dari hati manusia, tetapi melalui wafatnya para ulama
  2. Wafatnya ulama adalah hilangnya sumber ilmu: Ketika ulama sudah tidak ada, ilmu pun ikut hilang, karena mereka adalah penjaga dan penyampai ilmu.
  3. Munculnya pemimpin bodoh sebagai akibat: Tanpa ulama, manusia akan mengangkat pemimpin dari kalangan orang bodoh yang tidak memiliki ilmu agama.
  4. Bahaya fatwa tanpa ilmu: Pemimpin bodoh ini akan berfatwa tanpa dasar ilmu, sehingga menyesatkan dirinya dan orang lain.
  5. Pentingnya menjaga dan menghormati ulama: Hadis ini menekankan bahwa keberadaan ulama sangat penting untuk menjaga kemurnian dan keberlangsungan ilmu.

0 komentar:

Posting Komentar

Contact

Motivasi Belajar

Menuntut ilmu adalah ibadah yang memuliakan seorang hamba; setiap usaha kecil dalam belajar adalah cahaya yang Allah jadikan sebagai jalan menuju kebaikan. Niatkan belajar karena-Nya, bersabar dalam proses, dan yakinlah bahwa Allah selalu bersama hamba yang bersungguh-sungguh sehingga ilmu yang dicari akan menjadi cahaya yang menerangi hidup.

Alamat:

JI, Aruji Kartawinata, Kp. Ciawitali, Tarogong Kidul Garut, Kab. Garut, Kode Pos, 44151.

Jam Buka:

Senin-Sabtu

No WhatsApp:

595 12 34 567

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.