Sabtu, 29 November 2025

hadis ke 16 Metode munawalah dan surat-surat para ahli ilmu ke berbagai negri

 

      Metode munawalah dan surat-surat para ahli ilmu ke berbagai negri








حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ حَدَّثَنِي إِبْرَاهِيمُ بْنُ سَعْدٍ عَنْ صَالِحٍ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُتْبَةَ بْنِ مَسْعُودٍ أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عَبَّاسٍ أَخْبَرَهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَعَثَ بِكِتَابِهِ رَجُلًا وَأَمَرَهُ أَنْ يَدْفَعَهُ إِلَى عَظِيمِ الْبَحْرَيْنِ فَدَفَعَهُ عَظِيمُ الْبَحْرَيْنِ إِلَى كِسْرَى فَلَمَّا قَرَأَهُ مَزَّقَهُ فَحَسِبْتُ أَنَّ ابْنَ الْمُسَيَّبِ قَالَ فَدَعَا عَلَيْهِمْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يُمَزَّقُوا كُلَّ مُمَزَّقٍ

Telah menceritakan kepada kami Isma'il bin Abdullah berkata: telah menceritakan kepadaku Ibrahim bin Sa'd dari Shalih dari Ibnu Syihab dari Ubaidullah bin Abdullah bin Utbah bin Mas'ud bahwa Abdullah bin 'Abbas telah mengabarkannya, bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam telah mengutus seseorang dengan membawa surat dan memerintahkan kepadanya untuk memberikan surat tersebut kepada Pemimpin Bahrain. Lalu Pemimpin Bahrain itu memberikannya kepada Kisra. Tatkala dibaca, surat itu dirobeknya. Aku mengira kemudian Ibnu Musayyab berkata: lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berdoa agar mereka (kekuasaannya) dirobek-robek sehancur-hancurnya.

Takhrij Hadis:

  1. Al-Bukhārī dalam Ṣaḥīḥ -nya:  (1/23) no. 64.
  2. Al-Nasā’ī dalam al-Sunan al-Kubrā: (5/369) no. 5828.
  3. Al-Bayhaqī dalam Sunan al-Kubrā: (9/177) no. 18678.
  4. Aḥmad bin Ḥanbal dalam Musnad -nya: (2/541) no. 2218
  5. Al-Ṭaḥāwī dalam Sharḥ Mushkil al-Āthār: (1/448) no. 515 dan 516.

Kandungan Hadis:

  1. Rasulullah mengirim surat dakwah kepada penguasa : Surat tersebut ditujukan kepada Pemimpin Bahrain, lalu diteruskan kepada Kisra (Raja Persia).
  2. Kisra merobek surat Nabi :  Tindakan ini menunjukkan penolakan dan penghinaan terhadap risalah Islam.
  3. Doa Rasulullah sebagai balasan atas penghinaan: Nabi berdoa agar kerajaan Kisra dihancurkan dan dirobek-robek, sebagai bentuk hukuman atas penolakannya.
  4. Pelajaran tentang sikap terhadap wahyu dan dakwah: Hadis ini mengajarkan bahwa menghina risalah Allah akan membawa kehancuran, baik secara spiritual maupun kekuasaan.
  5. Kekuatan doa Nabi : Doa beliau bukan hanya spiritual, tetapi juga berdampak nyata dalam sejarah, sebagaimana kehancuran Persia kemudian terjadi.





0 komentar:

Posting Komentar

Contact

Motivasi Belajar

Menuntut ilmu adalah ibadah yang memuliakan seorang hamba; setiap usaha kecil dalam belajar adalah cahaya yang Allah jadikan sebagai jalan menuju kebaikan. Niatkan belajar karena-Nya, bersabar dalam proses, dan yakinlah bahwa Allah selalu bersama hamba yang bersungguh-sungguh sehingga ilmu yang dicari akan menjadi cahaya yang menerangi hidup.

Alamat:

JI, Aruji Kartawinata, Kp. Ciawitali, Tarogong Kidul Garut, Kab. Garut, Kode Pos, 44151.

Jam Buka:

Senin-Sabtu

No WhatsApp:

595 12 34 567

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.