Sabtu, 29 November 2025

hadis ke 6 Malu dalam menuntut ilmu

   Malu dalam menuntut ilmu





 حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَلَامٍ قَالَ أَخْبَرَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ قَالَ حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ زَيْنَبَ ابْنَةِ أُمِّ سَلَمَةَ عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ قَالَتْ جَاءَتْ أُمُّ سُلَيْمٍ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ لَا يَسْتَحْيِي مِنْ الْحَقِّ فَهَلْ عَلَى الْمَرْأَةِ مِنْ غُسْلٍ إِذَا احْتَلَمَتْ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا رَأَتْ الْمَاءَ فَغَطَّتْ أُمُّ سَلَمَةَ تَعْنِي وَجْهَهَا وَقَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَوَتَحْتَلِمُ الْمَرْأَةُ قَالَ نَعَمْ تَرِبَتْ يَمِينُكِ فَبِمَ يُشْبِهُهَا وَلَدُهَا

 

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Salam berkata: telah mengabarkan kepada kami Abu Mu'awiyah berkata: telah menceritakan kepada kami Hisyam bin 'Urwah dari Bapaknya dari Zainab puteri Ummu Salamah, dari Ummu Salamah ia berkata:

Ummu Sulaim datang menemui Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan berkata: "Wahai Rasulullah, sesungguhnya Allah tidak malu dalam perkara yang hak. Apakah bagi wanita wajib mandi jika ia bermimpi?" Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam menjawab: "Ya, jika dia melihat air." Ummu Salamah lalu menutupi wajahnya seraya bertanya: "Wahai Rasulullah, apakah seorang wanita itu bermimpi?" Beliau menjawab: "Ya, Celaka kamu. (jika tidak) Lantas dari mana datangnya kemiripan seorang anak itu?"

Takhrij Hadis:

  1. Al-Bukhari dalam "Sahih"-nya: (1/38) no. 130
  2. Muslim dalam "Sahih"-nya:  (1/172) no. 313
  3. Malik dalam "al-Muwatta'": (1/70) no. 161/44
  4. Ibn al-Jarud dalam "al-Muntaqa":  (1/39) no. 96
  5. Ibn Khuzaymah dalam "Sahih"-nya:  (1/337) no. 235
  6. Ibn Hibban dalam "Sahih"-nya: (3/440) no. 1165
  7. Al-Nasa'i dalam "al-Mujtaba": (1/63) no. 197/3
  8. Al-Tirmidhi dalam "Jami'"-nya:  (1/164) no. 122
  9.  Ibn Majah dalam "Sunan"-nya:  (1/378) no. 600
  10. Al-Bayhaqi dalam "Sunan al-Kubra": (1/167) no. 807
  11. Ahmad bin Hanbal dalam "Musnad"-nya:  (12/6396) no. 27146

 

Kandungan Hadis:

  1.  Hukum Wanita yang Mengalami Mimpi Basah: Rasulullah menjelaskan bahwa wanita juga diwajibkan mandi besar (ghusl) apabila mengalami mimpi basah dan melihat keluarnya air mani. Hal ini menegaskan bahwa ketentuan ghusl berlaku sama bagi laki-laki dan perempuan.
  2. Kepastian Bahwa Wanita Dapat Mengalami Mimpi Basah: Ketika Ummu Salamah merasa heran mengenai kemungkinan wanita bermimpi seperti laki-laki, Rasulullah menegaskan bahwa wanita memang bisa mengalami mimpi basah. Ini menunjukkan bahwa kondisi tersebut bukan sesuatu yang aneh atau tidak mungkin terjadi pada wanita.
  3. Penjelasan Mengenai Kemiripan Anak dengan Orang Tua: Ucapan Rasulullah : “Lantas dari mana datangnya kemiripan seorang anak itu?” memberi pemahaman bahwa:

  • Anak bisa menyerupai ayah maupun ibunya.
  • Kedua orang tua memiliki peran dalam pembentukan sifat dan karakter anak.
  • Hadis ini sekaligus menjadi isyarat awal mengenai konsep kontribusi genetik dalam penciptaan manusia.
  • Pentingnya Adab Ketika Bertanya: Ummu Sulaim memulai pertanyaannya dengan berkata: “Sesungguhnya Allah tidak malu terhadap yang benar.”
a            Dari sini dapat difahami bahwa:

  • Seorang Muslim tidak perlu merasa malu bertanya tentang hal-hal agama, sekalipun menyangkut topik yang sensitif.
  • Pengetahuan tentang thaharah (kesucian) harus dipahami dengan benar agar ibadah menjadi sah.

     6. Sikap dan Metode Nabi : Rasulullah menjawab pertanyaan tersebut dengan penuh kelembutan          dan kebijaksanaan, meskipun topiknya cukup sensitif. Hal ini menunjukkan bahwa Islam adalah             agama yang terbuka, ilmiah, dan tidak tabu dalam membahas perkara yang diperlukan untuk                     kesempurnaan ibadah dan kebersihan diri.

  

0 komentar:

Posting Komentar

Contact

Motivasi Belajar

Menuntut ilmu adalah ibadah yang memuliakan seorang hamba; setiap usaha kecil dalam belajar adalah cahaya yang Allah jadikan sebagai jalan menuju kebaikan. Niatkan belajar karena-Nya, bersabar dalam proses, dan yakinlah bahwa Allah selalu bersama hamba yang bersungguh-sungguh sehingga ilmu yang dicari akan menjadi cahaya yang menerangi hidup.

Alamat:

JI, Aruji Kartawinata, Kp. Ciawitali, Tarogong Kidul Garut, Kab. Garut, Kode Pos, 44151.

Jam Buka:

Senin-Sabtu

No WhatsApp:

595 12 34 567

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.