Kamis, 13 November 2025

Hadis ke 24 Pahala Orang Yang Mengajarkan Kebaikan


  Pahala Orang Yang Mengajarkan Kebaikan

حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عِيسَى الْمِصْرِيُّ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ وَهْبٍ عَنْ يَحْيَى بْنِ أَيُّوبَ عَنْ سَهْلِ بْنِ مُعَاذِ بْنِ أَنَسٍ عَنْ أَبِيهِ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ عَلَّمَ عِلْمًا فَلَهُ أَجْرُ مَنْ عَمِلَ بِهِ لَا يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِ الْعَامِلِ



Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Isa Al Mishri, ia berkata, telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Wahb dari Yahya bin Ayyub dari Sahl bin Mu'adz bin Anas dari Bapaknya, bahwa Nabi bersabda, "Barang siapa yang mengajarkan suatu ilmu (kebaikan), maka ia akan mendapatkan pahala orang yang mengamalkannya, tanpa mengurangi orang yang mengamalkannya sedikitpun”

Takhrij Hadis:

    1. Sunan Ibn Mājah,Kitāb: al-Muqaddimah,Bāb:Tsawābu Mu‘allimi an-Nāsi al-Khair ,Juz: 1,Halaman: 81,No. Hadis: 240

    2. Musnad Aḥmad bin Ḥanbal,Kitāb:Musnad al-Anṣār,Bāb: Ḥadīth Mu‘ādh bin Anas al-Juhanī raḍiyallāhu ‘anhu,Juz: 24,Halaman:261,No. Hadis: 15825

    3. Sunan ad-Dārimī,Kitāb: al-Muqaddimah,Bāb : Faḍlu man ‘allama al-nās al-khair Juz: 1,Halaman: 98,No. Hadis: 345

    4. al-Mu‘jam al-Kabīr liṭ-Ṭabarānī,Kitāb: Musnad Mu‘ādh bin Anas al-Juhanī,Juz:* 20,Halaman:105,No. Hadis: 204

    5. al-Bayhaqī, Syu‘ab al-Īmān, Kitāb: Bāb fī Faḍli Ta‘līm al-‘Ilm, Juz: 2, Halaman: 253, No. Hadis: 1650

Kandungan Hadis:

  1. Keutamaan mengajarkan ilmu: Hadis ini menegaskan bahwa mengajarkan ilmu yang bermanfaat (terutama ilmu agama atau kebaikan) memiliki pahala yang besar. Seorang guru atau orang yang menyebarkan ilmu akan mendapatkan ganjaran yang sama dengan orang yang mengamalkan ilmu tersebut.

  2. Pahala amal tanpa mengurangi orang lain : Pahala yang diterima oleh pengajar ilmu tidak mengurangi pahala orang yang mengamalkan ilmu tersebut sedikitpun. Artinya, kebaikan yang diajarkan tetap memberi manfaat bagi pengajar dan pelaku amal.

  3. Dorongan untuk menyebarkan ilmu : Hadis ini memotivasi umat Islam untuk tidak hanya menuntut ilmu bagi diri sendiri, tetapi juga membagikannya kepada orang lain agar lebih banyak orang mendapatkan manfaat.

  4. Ilmu sebagai amal jariyah : Mengajarkan ilmu yang bermanfaat merupakan salah satu bentuk amal jariyah, yaitu pahala yang terus mengalir meskipun orang yang mengajarkan sudah tiada.

  5. Hubungan antara ilmu dan amal : Hadis ini menunjukkan bahwa ilmu yang bermanfaat selalu terkait dengan amal. Mengajarkan ilmu berarti berperan dalam menumbuhkan amal kebaikan di masyarakat.


0 komentar:

Posting Komentar

Contact

Motivasi Belajar

Menuntut ilmu adalah ibadah yang memuliakan seorang hamba; setiap usaha kecil dalam belajar adalah cahaya yang Allah jadikan sebagai jalan menuju kebaikan. Niatkan belajar karena-Nya, bersabar dalam proses, dan yakinlah bahwa Allah selalu bersama hamba yang bersungguh-sungguh sehingga ilmu yang dicari akan menjadi cahaya yang menerangi hidup.

Alamat:

JI, Aruji Kartawinata, Kp. Ciawitali, Tarogong Kidul Garut, Kab. Garut, Kode Pos, 44151.

Jam Buka:

Senin-Sabtu

No WhatsApp:

595 12 34 567

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.